Percekcokan
antara orang-orang yang tidak lagi berpikiran sehat dan kehilangan
kebenaran, yang mengira ibadah itu adalah suatu sumber keuntungan.
Memang ibadah itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar.
Sebab kita tidak membawa sesuatu apa kedalam dunia ini dan kitapun tidak
membawa apa-apa keluar. Asal ada makanan dan pakaian cukuplah.
Karena akar segala kejahatan adalah "cinta uang". Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah "menyimpang" dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka (1Tim 6:5-8,10).
Janganlah engkau menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu, karena Allah telah berfirman:"Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau." (Ibr 13:5)
Seorangpun tidak akan dapat bertahan menghadapi engkau seumur hidupmu; seperti Aku menyertai Musa, demikianlah Aku akan menyertai engkau; Aku tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau (Yos 1:5).
Dan perhatikan ayat emas berikut ini:
Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat "orang benar" ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti (Maz 37:25)
Bandingkan dengan perkataan Rasul Paulus berikut ini:
"Kukatankan ini bukan karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan--Dan segala perkara dapat kutanggung didalam Dia yang memberi kekuatan padaku (Fil 4:11,13)
Lalu bandingkan dengan perkataan Yohanes Pembaptis berikut ini:
"Ada datang juga pemungut-pemungut cukai untuk dibaptis dan mereka bertanya kepadanya:"Guru, apakah yag harus kami perbuat?" Jawab-Nya :Jangan menagih lebih banyak dari pada yang telah ditentukan bagimu."
Dan prajurit-prajurit bertanya juga kepadanya."Dan kami, apakah yang harus kami perbuat?" Jawab Yohanes kepada mereka:"Jangan merampas dan jangan memeras dan cukupkanlah dirimu dengan gajimu."(Luk 312-14)
Tuhan Yesus Memberkati....
Karena akar segala kejahatan adalah "cinta uang". Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah "menyimpang" dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka (1Tim 6:5-8,10).
Janganlah engkau menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu, karena Allah telah berfirman:"Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau." (Ibr 13:5)
Seorangpun tidak akan dapat bertahan menghadapi engkau seumur hidupmu; seperti Aku menyertai Musa, demikianlah Aku akan menyertai engkau; Aku tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau (Yos 1:5).
Dan perhatikan ayat emas berikut ini:
Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat "orang benar" ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti (Maz 37:25)
Bandingkan dengan perkataan Rasul Paulus berikut ini:
"Kukatankan ini bukan karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan--Dan segala perkara dapat kutanggung didalam Dia yang memberi kekuatan padaku (Fil 4:11,13)
Lalu bandingkan dengan perkataan Yohanes Pembaptis berikut ini:
"Ada datang juga pemungut-pemungut cukai untuk dibaptis dan mereka bertanya kepadanya:"Guru, apakah yag harus kami perbuat?" Jawab-Nya :Jangan menagih lebih banyak dari pada yang telah ditentukan bagimu."
Dan prajurit-prajurit bertanya juga kepadanya."Dan kami, apakah yang harus kami perbuat?" Jawab Yohanes kepada mereka:"Jangan merampas dan jangan memeras dan cukupkanlah dirimu dengan gajimu."(Luk 312-14)
Tuhan Yesus Memberkati....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan Komentar dengan Santun