widgeo.net

IKAN DAN AIR

Bacaan : 1 Tesalonika 5:16-18
" Bersukacitalah senantiasa dan berdoa, ucapkanlah syukur
dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di
dalam Kristus Yesus bagi kamu ".


Suatu hari seorang Ayah dan anaknya sedang duduk sambil
berbincang - bincang di tepi sungai. Sang Ayah berkata
kepada anaknya. Lihatlah anakku, air begitu penting dalam
kehidupan ini, tanpa air kita semua akan mati.
Pada saat yang bersamaan, seekor ikan kecil mendengarkan
percakapan itu dari bawah permukaan air, ikan kecil itu
mendadak gelisah dan ingin tahu apakah air itu, yang
katanya begitu penting dalam kehidupan ini. Ikan kecil itu
berenang dari hulu sampai ke hilir sungai sambil bertanya
kepada setiap ikan yang ditemuinya. Hai tahukah kamu
dimana tempat air berada ?. Aku telah mendengar
percakapan manusia bahwa tanpa air kehidupan akan mati.
Ternyata semua ikan yang telah ditanya tidak mengetahui
dimana air itu. Si ikan kecil itu semakin kebingungan. Lalu ia
berenang menuju mata air untuk bertemu dengan ikan
sesepuh yang sudah berpengalaman, kepada ikan sesepuh
itu ikan kecil ini menanyakan hal yang sama, Dimanakah air ?.
Ikan sesepuh itu menjawab dengan bijak. Tak usah gelisah
anakku, air itu telah mengelilingim, sehingga kamu bahkan
tidak menyadari kehadirannya. Memang benar, tanpa air kita
semua pasti akan mati.
 
' Manusia kadang - kadang mengalami situasi yang sama
seperti ikan kecil, mencari kesana kemari tentang kehidupan
dan kebahagiaan, padahal ia sedang menjalaninya, bahkan
kebahagiaan sedang melingkupinya sampai - sampai ia
sendiri tidak menyadarinya '.

Terkadang kita tidak sadar bahwa apa yang kita miliki saat
ini sudah cukup membuat kita bahagia.
Apa sih yang kita cari di kehidupan ini ?. Hidup adalah pilihan.
Jangan juga pernah mengira bahwa orang lain lebih bahagia
dari kita. Karena apa yang kita lihat dari orang lain itu hanya
luarnya saja. Dalamnya ?. Tidak ada yang tahu. Tapi kita
seharusnya lebih mengetahui apa yang ada pada diri kita
dan yang disekitar kita.
" Semoga cerita ini bisa menambah keteguhan Iman kita ! ".

Tuhan Yesus memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan Komentar dengan Santun